Indonesia Mencari Apoteker

Standar

Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan negara (pemerintah) bertanggung jawab untuk menyediakan fasilitas tersebut. Hal ini merupakan amanat dari UUD 1945 pasal 34 ayat (3) yang berbunyi “Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.”. Berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2010-2014, salah satu permasalahan yang terjadi yaitu belum terpenuhinya jumlah, jenis, kualitas, dan penyebaran sumber daya manusia (SDM) kesehatan terutama di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan, dan kepulauan terdepan (DTPK). Ibarat sistem yang saling berkaitan, SDM kesehatan adalah komponen di bidang input, sehingga apabila inputnya bermasalah maka output yang berupa penyediaan pelayanan kesehatan yang layak juga akan ikut bermasalah.

Read the rest of this entry

Perjuangan Merengkuh Apoteker (Semester 1)

Standar

Catatan: Tulisan ini aku persembahkan untuk almamater tercinta Farmasi UGM yang telah mendidikku sehingga aku pantas menyandang sebutan Apoteker dan 40 teman sejawat (dengan 1 teman lainnya yang belum selesai) yang telah mewarnai hari-hariku.

Ketika sebagian besar mahasiswa S1 berkeinginan lulus tepat waktu (8 semester) dan langsung masuk profesi pada bulan September, muncul sosok pencilan yang tidak mau bergabung dengan mayoritas. Sosok itu adalah aku. Sejatinya, terdapat 3 alasan mengapa aku menambah semester dan masuk profesi periode Februari. Pertama, aku berusaha memperbaiki IPK dahulu agar IPKku layak. Kedua, aku ingin merasakan suasana baru bersama teman-teman baru dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit. Yang terakhir, semakin sedikit mahasiswa, maka semakin besar peluang untuk mendapatkan hal yang lebih.

Read the rest of this entry

Kisah Informan dan Armada Bus

Standar

Beragamnya jenis transportasi tetap tidak menggoyahkan bus sebagai salah satu transportasi favorit masyarakat Indonesia. Dibandingkan yang lainnya, keunggulan bus terletak pada fleksibilitasnya. Jika menggunakan kereta api, maka harus naik dan turun di stasiun. Terlebih lagi pesawat terbang, masih banyak kota yang belum memiliki bandara.

Read the rest of this entry

Efisiennya Bus Efisiensi

Standar

Setelah sekian lama hanya merencanakan, akhirnya aku dapat merasakan trayek Efisiensi Purbalingga – Yogyakarta. Penantian panjang itu berakhir pada tanggal 12 Desember 2012 (Gambar 1). Berbeda dengan trayek yang lain (Cilacap – Yogyakarta PP dan Purwokerto – Yogyakarta PP), trayek Purbalingga – Yogyakarta PP mendapatkan perlakuan yang istimewa. Seluruh jam keberangkatan dari Purbalingga maupun Yogyakarta menggunakan bus jenis Royal Class. Sedangkan untuk 2 trayek yang lain, hanya pada jam-jam tertentu menggunakan Royal Class. Sisanya menggunakan bus jenis biasa (Patas).

Read the rest of this entry

Rahasia Mahalnya Harga Obat

Standar

Ketika mendengar kata “obat”, sebagian besar masyarakat langsung teringat dengan harganya yang mahal. Beberapa di antaranya mungkin pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan, sehingga merasa kapok dan tidak mau lagi berurusan dengannya. Terkadang, aku berpikir bahwa paradigma seperti itu muncul karena masyarakat masih menganggap bahwa obat yang manjur itu hanya obat paten dan obat branded-generic yang memang harganya lebih mahal. Sementara obat generik yang harganya murah dianggap sebagai obat kelas dua.

Read the rest of this entry

17 Alasan Aku Membanggakanmu, Juventus

Standar

Catatan: Tulisan ini aku persembahkan untuk klub kebanggaanku yang telah berumur 115 tahun. Buon compleanno, Juventus… 115 anni di vittorie… Storia di un grande amore…

Semuanya bermula dari tendangan Alessandro Del Piero ketika melawan I*t*r M*l*n di pekan 31 musim 1997-1998, satu-satunya gol di pertengahan babak pertama yang memperbesar peluang Juventus memenangkan scudetto. Pada akhirnya, kepastian itu datang di pekan 33 atau 1 pekan sebelum musim berakhir. Aku yang belum genap berumur 8 tahun, menyaksikan pertandingan itu dengan penuh kekaguman dan keingintahuan. Kagum karena grinta mereka hingga peluit akhir berbunyi dan ingin tahu siapakah yang mencetak gol itu.

Read the rest of this entry

Nestapa di Italia, Digdaya di Eropa

Standar

Musim 1982-1983 berakhir tragis untuk Gaetano Scirea, Michel Platini, Paolo Rossi (Pemain terbaik Eropa 1982), dan pemain Juventus lainnya. Sempat unggul 3 poin dari pesaing terdekatnya, sang juara bertahan harus menghuni tangga kedua di akhir musim, karena posisi puncak direbut AS Roma. Setali tiga uang keadaan di Eropa. Meskipun diunggulkan di final, ternyata dewi fortuna belum juga menaungi mereka. Gol tunggal Felix Magath (Hamburg) sukses menghancurkan mimpi anak asuh Giovanni Trapattoni untuk merebut gelar Piala Champions pertama. Beruntung, luka bertubi-tubi itu segera diobati dengan memenangkan gelar hiburan Piala Italia setelah mengalahkan Verona di final dengan total skor 2-3.

Read the rest of this entry