Serba-serbi Keuangan Fakultas Farmasi UGM (edisi 2-tamat)

Standar

Catatan: Tulisan ini merupakan tulisan kedua atau lanjutan dari Serba-serbi Keuangan Fakultas Farmasi UGM (edisi 1)

Oleh karena itu, pemasukan Fakultas Farmasi UGM yang berasal dari mahasiswa setiap tahunnya sekitar 5 hingga 6,5 miliar rupiah. Pada kenyataannya, sumber pemasukan fakultas tidak hanya dari mahasiswanya saja, tetapi (melalui universitas) terdapat sumber yang lain, yaitu:

  • Dari pemerintah (anggaran rutin dan anggaran pembangungan – APBN, hibah, dan kerja sama atau kontrak dengan instansi pemerintah)
  • Dana masyarakat (pendidikan dan fee; hibah, donasi, dan sumbangan; kerja sama dan kontrak; lain-lain)
  • Hasil usaha dan tabungan
  • Luar negeri (pinjaman; sumbangan, hibah, dan donasi; kontrak dan kerja sama)
  • Lain-lain

Perhitunganku tidak berhenti pada pemasukan saja, tetapi berlanjut pada pengeluaran. Sebagai perbandingan, aku menggunakan pengeluaran Fakultas Farmasi UGM tahun 2004 yang terdapat pada Laporan Auditor Independen, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia No. 01.B/LK/XIII/12/2005. Pengeluaran-pengeluaran tersebut antara lain:

  • Pengeluaran kelembagaan (administrasi umum, pelatihan, perawatan sarana dan prasarana, dan penggajian PNS dari Dana Pemerintah) = Rp1.721.808.171,95
  • Pengeluaran pendidikan (berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan) = Rp2.164.575.161,99
  • Pengeluaran penelitian (dilakukan oleh pusat studi)= 0
  • Pengeluaran pengabdian pada masyarakat (dilakukan oleh UPT, pusat studi, dan KPU) = 0
  • Pengeluaran pengembangan SDM (untuk pengembangan karir tenaga akademik dan non-akademik melalui diklat struktural, fungsional, atau pelatihan teknis) = 0
  • Pengeluaran kemahasiswaan (untuk peningkatan kualitas mahasiswa, kegiatan ekstrakulikuler, wisuda, dies natalis, dll) = Rp10.608.620,00
  • Pengeluaran pengembangan teknologi dan sistem informasi (untuk langganan internet dan pengembangan sistem informasi) = 0
  • Pengeluaran sarana prasarana dan lingkungan kampus (untuk pemeliharaan dan operasional, listrik, air, telepon, dan barang/bahan habis pakai) = Rp203.959.600,00
  • Hutang intern antar unit UGM untuk KPTU = Rp1.550.000.000,00
  • Kenaikan aset bersih = (Rp405.026.181,70) => minus

Berdasarkan data di atas dapat dilihat bahwa sebagian besar pengeluaran ditujukan untuk kelembagaan dan pendidikan. Namun, terdapat hal yang dirasa ganjil, yaitu tidak adanya pengeluaran untuk penelitian, pengabdian pada masyarakat, pengembangan SDM, dan teknologi informasi. Selain itu, pengeluaran untuk kemahasiswaan juga sangat kecil yang disebabkan pada saat itu hampir 60% sumber pemasukan untuk (lembaga) kemahasiswaan berasal dari Portamasi (Paguyuban Orang Tua Mahasiswa Farmasi UGM) dan baru pada tahun 2006 mengambil dari “kantong” fakultas.

Sedikitnya data-data yang didapatkan menyebabkan aku hanya mampu mengutak-atik pengeluaran untuk kemahasiswaan pada tahun 2009-2012. Sebagai informasi, terdapat 2 macam alur pengeluaran uang kemahasiswaan, yaitu yang pertama alur pengeluarannya melalui BEM KMFA UGM, setelah itu dibagikan ke KMFA UGM dan yang kedua langsung dari fakultas kepada yang bersangkutan. Pengeluaran untuk kemahasiswaan yang melalui BEM KMFA UGM dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Pengeluaran untuk kemahasiswaan melalui BEM KMFA UGM

Dari tahun ke tahun, dana kemahasiswaan (KMFA UGM) yang direncanakan cenderung bertambah jumlahnya, walaupun persentasenya tetap saja sangat kecil karena tidak pernah menyentuh 2% dan dalam realisasinya dana yang digunakan tidak pernah mencapai 100%. Bahkan pada tahun 2009 dan 2011 dana yang tersisa lebih dari 15 juta rupiah. Pada tahun 2012 ini dana yang dialokasikan menurun jumlahnya padahal muncul 1 BSO baru yaitu Farsigama. Menurutku hal yang mendasarinya (dan boleh jadi benar) yaitu ambisi UGM untuk mempertahankan juara umum PIMNAS yang tahun ini akan diselenggarakan di Yogyakarta, sehingga banyak dana yang terserap ke sana.

Dibandingkan dengan alur yang pertama, alur kedua atau yang dapat disebut dengan jalur pintas, jumlahnya lebih besar dan lebih sulit dilacak penggunaan uangnya oleh mahasiswa umum. Secara ringkas, uang yang melalui “jalur pintas” dapat dilihat pada gambar 3.

Gambar 3. Pengeluaran untuk kemahasiswaan melalui jalur pintas

Ada dana yang tiap tahun tidak pernah digunakan (atau mungkin aku yang tidak tahu jika pernah digunakan) dan jumlahnya sangat besar yaitu kursus bahasa inggris (Pharmacy Conversation Course). Kemungkinan yang ada, para mahasiswa tidak tahu bagaimana cara mengaksesnya, sehingga selama beberapa tahun uang 35-40 juta rupiah tidak pernah digunakan dan akhirnya pada tahun 2012 (rencana) kegiatan tersebut dihilangkan. Hal lain yang cukup menarik yaitu dana untuk insentif PKM yang tiap tahun jumlahnya selalu naik, bahkan puncaknya tahun ini naik 18 juta rupiah, sehingga wajar jika timbul pertanyaan apakah ini berarti fakultas kita semakin perhatian dengan PKM.

Layaknya penelitian, di akhir tulisan ini aku memberikan saran dan pertanyaan lanjutan, yaitu:

  • Sebelum meminta transparansi dan akuntabilitas fakultas, cobalah KMFA UGM dan Kelompok Studi terlebih dahulu bersikap transparan mengenai laporan keuangannya, terutama yang berasal dari uang mahasiswa.
  • Kepada petinggi fakultas, kami mahasiswa telah membayar sesuai dengan tarif yang ditetapkan dan alangkah bijaknya seandainya kami diberitahu uang kami digunakan untuk apa saja.
  • Setiap tahunnya, jika uang kami sisa, maka akan kami kembalikan ke fakultas. Tetapi jika uang fakultas yang sisa, lalu uang tersebut diapakan dan digunakan untuk apa?

Itulah sedikit analisisku mengenai keuangan Fakultas Farmasi UGM dan semoga semakin banyak mahasiswa yang tertular rasa penasaranku…

Yogyakarta, 4 Maret 2012

2 responses »

    • kan dah ada sumbernya to mba, ada yang dari BPK, ada juga yang dari BEM KMFA…
      kalo yang tulisan pertama, sumbernya dari situsnya DAA…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s