Farmasi Melek Hukum (Edisi 2-Obat dan Alat Kesehatan)

Standar

Melanjutkan keinginanku untuk mengenalkan peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan dan kefarmasian, pada kesempatan ini aku akan berbagi mengenai obat dan alat kesehatan. Yang dimaksud dengan obat pada kesempatan kali ini adalah obat sintesis yang termasuk di dalamnya produk biologi dan kontrasepsi. Sedangkan untuk obat dari bahan alam, akan dikenalkan pada edisi yang keempat. Jadi, terus pantau blog ini.

Edisi kedua Farmasi Melek Hukum berisi tentang:

  • Per Ka BPOM HK.00.05.3.1818 tahun 2005 tentang Pedoman Uji Bioekivalensi
  • Per Ka BPOM HK.03.1.23.12.11.10217 tahun 2011 tentang Obat Wajib Bioekivalensi
  • Per Ka BPOM HK.03.1.23.12.11.10690 tahun 2011 tentang Penetapan Farmakovigilans bagi Industri Farmasi
  • Per Ka BPOM HK.04.1.33.02.12.0883 tahun 2012 tentang Dokumen Induk Industri Farmasi dan Industri Obat Tradisional
  • Per Ka BPOM HK.04.1.33.12.11.09937 tahun 2011 tentang Tata Cara Sertifikasi CPOB
  • Permenkes 1799 tahun 2010 tentang Industri Farmasi
  • Kep Ka BPOM HK.00.05.3.02706 tahun 2002 tentang Promosi Obat
  • Kepmenkes 69 tahun 2006 tentang Pencantuman Harga Eceran Tertinggi pada Label Obat
  • Kepmenkes 92 tahun 2012 tentang HET Obat Generik Tahun 2012
  • Kepmenkes 94 tahun 2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012
  • Kepmenkes 386 tahun 1994 tentang Pedoman Periklanan Sediaan Farmasi
  • Kepmenkes 1191 tahun 2002 tentang Perubahan Permenkes 918 tahun 1993 tentang Pedagang Besar Farmasi
  • Kepmenkes 1239 tahun 2004 tentang Harga Jual Obat Generik
  • Kepmenkes 1331 tahun 2002 tentang Perubahan Permenkes 167 tahun 1972 tentang Pedagang Eceran Obat
  • Kepmenkes HK.03.01.146 tahun 2010 tentang Harga Obat Generik
  • Permenkes 524 tahun 2005 tentang Perubahan Permenkes 988 tahun 2004 tentang Pencantuman Nama Generik pada Label Obat
  • Permenkes 949 tahun 2000 tentang Registrasi Obat Jadi
  • Permenkes 988 tahun 2004 tentang Pencantuman Nama Generik pada Label Obat
  • Permenkes 1010 tahun 2008 tentang Registrasi Obat
  • Permenkes 1148 tahun 2011 tentang Pedagang Besar Farmasi
  • Kep Ka BPOM HK.00.05.3.00914 tahun 2002 tentang Pemasukan Obat Jalur Khusus
  • Kep Ka BPOM HK.00.05.3.1950 tahun 2003 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat
  • Kep Ka BPOM HK.00.05.35.02770 tahun 2002 tentang Penambahan Jenis Prekursor
  • Kep Ka BPOM HK.00.05.35.02771 tahun 2002 tentang Pemantauan dan Pengawasan Prekursor
  • Per Ka BPOM HK.00.05.1.3459 tahun 2005 tentang Pengawasan Pemasukan Obat Impor
  • Per Ka BPOM HK.04.1.33.12.11.09938 tahun 2011 tentang Kriteria dan Tata Cara Penarikan Obat
  • Permenkes 1191 tahun 2010 tentang Penyaluran Alat Kesehatan
  • Perpres 94 tahun 2007 tentang Pengendalian dan Pengawasan Pengadaan dan Penyaluran Bahan Obat, Obat Spesifik, dan Alat Kesehatan
  • PP 72 tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan
  • RUU Pengawasan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
  • SKB Ka BPOM Dirjen Bea Cukai HK.00.04.22 tahun 1989; Kep 49 tahun 2006 tentang Pengawasan Impor dan Ekspor Sediaan Farmasi

Silakan unduh di sini (9,18 MB)

Bagi pembaca yang ingin membagi ataupun meminta peraturan perundang-perundangan yang lain, dapat menuliskan di kolom komentar di bawah ini…

Yogyakarta, 19 Juli 2012

2 responses »

    • mohon maaf, saya tidak punya keduanya…
      bahkan, untuk yang DOWA no. 4, saya malah baru mendengarnya…
      apa mungkin yang dimaksud DOWA no.4 merupakan DOEN 2005?
      sepengetahuan saya, OWA hanya sampai no.3…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s