Category Archives: olahraga

Menuju 32 Scudetti dan Bintang Perak I (Musim 2013-2014)

Standar

A. Skuad

1 Gianluigi Buffon
3 Giorgio Chiellini
4 Martin Caceres
Read the rest of this entry

Iklan

17 Alasan Aku Membanggakanmu, Juventus

Standar

Catatan: Tulisan ini aku persembahkan untuk klub kebanggaanku yang telah berumur 115 tahun. Buon compleanno, Juventus… 115 anni di vittorie… Storia di un grande amore…

Semuanya bermula dari tendangan Alessandro Del Piero ketika melawan I*t*r M*l*n di pekan 31 musim 1997-1998, satu-satunya gol di pertengahan babak pertama yang memperbesar peluang Juventus memenangkan scudetto. Pada akhirnya, kepastian itu datang di pekan 33 atau 1 pekan sebelum musim berakhir. Aku yang belum genap berumur 8 tahun, menyaksikan pertandingan itu dengan penuh kekaguman dan keingintahuan. Kagum karena grinta mereka hingga peluit akhir berbunyi dan ingin tahu siapakah yang mencetak gol itu.

Read the rest of this entry

Nestapa di Italia, Digdaya di Eropa

Standar

Musim 1982-1983 berakhir tragis untuk Gaetano Scirea, Michel Platini, Paolo Rossi (Pemain terbaik Eropa 1982), dan pemain Juventus lainnya. Sempat unggul 3 poin dari pesaing terdekatnya, sang juara bertahan harus menghuni tangga kedua di akhir musim, karena posisi puncak direbut AS Roma. Setali tiga uang keadaan di Eropa. Meskipun diunggulkan di final, ternyata dewi fortuna belum juga menaungi mereka. Gol tunggal Felix Magath (Hamburg) sukses menghancurkan mimpi anak asuh Giovanni Trapattoni untuk merebut gelar Piala Champions pertama. Beruntung, luka bertubi-tubi itu segera diobati dengan memenangkan gelar hiburan Piala Italia setelah mengalahkan Verona di final dengan total skor 2-3.

Read the rest of this entry

Liga Champions: Kompetisinya Para Juara

Standar

Liga Champions musim 2012-2013 segera dimulai. Tiga puluh dua klub yang dibagi menjadi 8 grup siap bertarung untuk mengangkat trofi Big Ear. Semua pengamat sepakbola tentu berpendapat bahwa grup D adalah grup neraka, karena dihuni 4 klub juara liga domestik musim lalu. Bahkan 3 klub berasal dari 3 negara yang memiliki koefisien tertinggi di UEFA. Real Madrid juara Liga BBVA, Manchester City juara Premier League, Borussia Dortmund juara Bundesliga 1, dan Ajax Amsterdam juara Eredivisie.

Read the rest of this entry

Bergegas Menuju Emas

Standar

Kesuksesan Borussia Dortmund merengkuh DFB Pokal 2012 dengan mengalahkan Bayern Muenchen, menginspirasi “adiknya” yaitu Giallonero Medicament untuk mengikuti jejak sang kakak. Entah kebetulan atau tidak, ada 2 persamaan antara kakak beradik tersebut. Dua bersaudara mempunyai warna kostum yang sama yaitu dominan kuning dengan tambahan hitam dan menjalani pertandingan yang menentukan pada tanggal yang sama yaitu Ahad, 13 Mei 2012. Bedanya, Die Borussien telah bermain dahulu di Stadion Olympia (Berlin), sedangkan Medicament akan bermain melawan angkatan 2008 pada pukul 07.30 WIB di Lapangan Kentungan dalam lanjutan Pharmaciade 2012 cabang sepakbola. Sementara itu, pada pertandingan kedua yang berlangsung satu pekan sebelumnya, Medicament bermain luar biasa dan mampu mengalahkan angkatan 2009.

Read the rest of this entry

Giallonero Telah Kembali

Standar

Udine (Italia) 5 Mei 2002, Juventus merayakan pesta kemenangan scudetto ke-26 setelah mengandaskan perlawanan Udinese di Stadion Friulli dengan skor 0-2. Di saat bersamaan, pesaing terdekatnya yaitu klub yang namanya tidak pantas disebut (baca: Inter Milan) kalah 4-2 dari tuan rumah Lazio. 10 tahun berselang, pasukan “giallonero” Medicament menjalani pertandingan kedua dalam Pharmaciade 2012 cabang sepakbola melawan angkatan 2009.

Read the rest of this entry

Drama 2 Babak, 1 Kartu Kuning, dan 2 Penalti

Standar

Pharmaciade cabang sepakbola kembali digelar. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini, Medicament tidak bisa menampilkan seluruh pemain terbaiknya, karena banyak punggawa tim tidak berada di Yogyakarta alias sedang melaksanakan PKPA. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa dalam ajang Pharmaciade 2012, Medicament tidak menargetkan untuk mempertahankan medali emas yang didapatkan tahun lalu. Yang terpenting, dalam setiap pertandingan minimal bisa datang 14 pemain dan mampu menampilkan yang terbaik. Untuk hasilnya, serahkan kepada Yang Maha Kuasa.

Read the rest of this entry

Rekam Jejak Persap (Purbalingga) di Kancah Persepakbolaan Indonesia

Standar

Catatan: Data-data yang terdapat dalam tulisan ini diperoleh dari media massa dan internet. Bagi pengunjung yang ingin melengkapinya dapat menuliskan datanya di komentar atau menghubungi admin di hilal.nh4f@gmail.com. Terima kasih.

1.        2003

  • Divisi II-B Jateng Grup C (½ kompetisi)

Persap, Persikama, Perseka, Persegal

April 2003 : Persikama – Persap 3-0

Persap – Persegal 2-2

Read the rest of this entry